Yang Lagi Rame Di BIcarakan

Halaman

ADVERTISEMENT

rais fadillah. Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
hmmm,,,, menurut saya dengan membaca kita dapat menambah pengetahuan , bukan hanya itu saja membaca membuat suasana hati juga menjadi senang jadi kenapa membaca sangat di benci yah? apa mungkin pusing ngeliat huruf huruf yang bertebaran kaya semut,,,, gak tw juga sih,,, yang jelas membaca ada salah satu kegiatan positif

Pengikut

Labels

Cari Blog Ini

Five Post Widget

Popular Updates

Ibt Magazine

Jumat, 02 Maret 2012

Pohon pemakan manusia

rais kim hyun     Jumat, Maret 02, 2012    

Postingan kali ini saya tidak
berbicara tentang hantu, tetapi
saya akan memberikan sebuah
informasi kisah urban legend
yang berbeda kepada kalian,
urban legend kali ini adalah
mengenai kisah-kisah horor dari
Pohon Pemakan Manusia.
Konon banyak para penjelajah
dunia dan saksi hidup yang telah
menemukan pohon-pohon
pemangsa manusia, berikut ini
adalah kisah dari para penjelajah
dunia yang menemukan dan
menyaksikan peristiwa yang
mengerikan dari pohon
pemangsa manusia.
Di Madagaskar telah ditemukan
pohon besar yang mempunyai
sifat karnivora (pemakan
daging) pohon tersebut tidak
diketahui keberadaanya. Dr. Carle
Liche mengklaim telah melihat
pohon ini di belakang orang-
orang yang sedang berkumpul
pada tahun 1878. Ia
menceritakan kisahnya ke surat
kabar dan media asing setempat
dan mengklaim bahwa penduduk
asli di hutan Madagaskar telah
mengorbankan manusia untuk
pohon. Dan dia benar-benar
diundang untuk menyaksikan
ritual pohon memakan manusia
ini. Pohon itu memiliki tinggi
sekitar sepuluh meter, memiliki
daun yang berukuran panjang
yang penuh dengan duri dan
berbisa. Dari akar pohon ini
tumbuh setengah lusin benang
sari. Ketika korban di dekatkan
ke pohon ini, maka benang sari
ini akan menyebarkan diri dan
mengelilingi di sekitar kepala
korban dan bahu cabang hijau
akan melilit seperti ular
melingkari tubuh korban.
Kemudian beberapa akar akan
naik pelan-pelan dan menutup
seluruh korban dan akar ini
mengeluarkan cairan berwarna
merah muda sebagai pelumas
agar kulit dari tubuh korban
terlepas, setelah terlepas pohon
itu akan memisahkan tulang-
tulang dari korban.
Kabar lainya juga telah
dikabarkan bahwa ada sebuah
pohon seperti Ular dan pohon ini
berada di Sierrea Madre, yang
terletak di Meksiko. Pohon ini
digambarkan sebagai pohon
yang memiliki cabang sensitif,
berlendir dan bentuknya seperti
ular. Jika ada seekor binatang
yang hinggap/menaiki pohon itu,
maka pohon itu akan memakan
binatang itu melalui celah dari
dahan pohon yang sekaligus
sebagai mulut dan akan terbuka
lebar bagaikan ular ingin
memakan mangsanya, setelah
pohon itu melahapnya kemudian
pohon itu akan membuang
tulang dari binatang itu. Ada
seorang pria sekaligus sebagai
saksi hidup telah menyentuh
pohon itu tanpa disengaja, tiba-
tiba saja pohon itu langsung
mencengkram tubuhnya dan
membelit tubuhnya dengan
dahan yang kuat, tetapi pria ini
berhasil melepaskan diri dari
pohon ular itu, tetapi sayangnya
dia kehilangan beberapa kulit
ditubuhnya, sebagaian kulitnya
telah terkelupas akibat
cengkraman kuat dari pohon itu.
Ada sebuah kisah dari Kapten
Arkright pada tahun 1581 yang
sedang melakukan study tour
dari pulau Pasifik Selatan untuk
mempelajari tentang Bunga
Kematian, bunga ini berada di
pulau El Banoor, atau sebutan
lainya ialah Island Of Death.
Bunga ini sangat indah, memiliki
warna yang mencolok, memiliki
aroma yang sangat wangi dan
memiliki ukuran yang sangat
besar sekali, dan bunga ini juga
sangat berbeda dari bentuk
bunga-bunga lainya, sehingga
seorang bisa masuk ke dalam
bunga itu dan berteduh di salah
satu kelopaknya, kelopak dari
bunga ini seperti sebuah gua
kecil tetapi jika bunga ini sedang
lapar maka akan menjadi
pemandangan yang sangat
mengerikan. Ada seorang pria
yang sedang terpesona dan
terkagum oleh bunga ini, dan
tanpa pikir panjang pria itu
langsung berbaring santai di
salah satu kelopaknya tetapi
setelah itu menjadi peristiwa
yang sangat mengerikan, bahwa
bunga itu akan menutup
kelopaknya dan mengeluarkan
cairan asam dari dinding kelopak
bunga dan mencerna korban itu
masih hidup-hidup.
Dan terakhir dari kisah Pohon
Perangkap Monyet. Ada satu
orang penjelajah hutan Brasil,
dan ia bernama Mariano Da Silva,
ia telah kembali untuk
ekspedisinya dari perbatasan
Brasil dan Guyana. Tujuan pergi
kesana bahwa ia akan mencari
penduduk Indian Yatapu untuk
bahan study tournya. Selama di
perjalanan bahwa ia telah
melihat sebuah peristiwa yang
sangat mengerikan, ada sebuah
pohon yang akan memakan
seekor monyet. Dikatakan bahwa
ketika pohon itu sedang lapar
maka ia mengeluarkan aroma
yang sangat tajam yang akan
memancing korban terutama
seekor monyet sebagai
pemangsa utama pohon ini,
maka pohon itu diberi julukan
sebagai Pohon Perangkap
Monyet. Ketika seekor hewan
memanjat batang pohon ini,
maka hewan itu akan tertimbun
oleh dedaunan, dan setelah
sekitar 3 hari kemudian maka
timbunan dari dedaunan ini akan
terbuka dan menjatuhkan tulang
dari hewan yang berhasil ia
mangsa dan akan menunggu
waktu makan berikutnya.
Kesimpulan : Meskipun
ilmuwan mengatakan bahwa
tidak ada pohon yang bisa
memangsa manusia atau
pohon pemangsa, dan
perkataan dari ilmuwan
memang sangat benar,
karena tidak ada di dunia ini
bahwa pohon bisa
memangsa, tetapi jika pohon
ini tidak nyata, namun dari
manakah para saksi hidup
menceritakan kasus ini?

0 komentar :

About us

Common

Category

FAQ's

Category

FAQ's

© 2011-2014 Give comment and respect.... That's all | Distributed By My Blogger Themes | Designed By Bloggertheme9